Langsung ke konten utama

between wishes, dreams and parents :)


hallo hallo hallo masi dengan gua nisa. yaiyalah siapa lagi ahahahahaha. ngemeng-ngemeng masalah hello hello hello still with cave nisa. yeah who else hahahahaha. I'm thinking about yesterday's problem that I wrote dream big, pray bigger, snmptn / my problem is not being an eligible student, just read it.

Today I got a lesson from what I wrote yesterday and it's still a concern in my head. The problem with scholarships is which scholarship I will take and which country I will take, it's not at that stage yet. I'm still struggling at home, yes, in my family. because my father did not approve of me studying outside.

I talked about scholarships yesterday because God answered my prayers one by one. Yes, I got information on scholarships in any country, I can take courses for FREE, I can attend seminars with great people (outsiders) from the UK campus (United Kingdom).

I'm still collecting evidence for my parents so that I can be allowed to study outside. Don't you think my mama approved of me to go to school outside THAT'S A BIG WRONG? My mother also strongly disapproved of me studying abroad.

I even had to argue for days with my mom to convince her, it was hard. I know what mom's worries are like and so many people are worried about me, I know. Moreover, I am the first child and also a girl, so Mom has thought about things and conveyed it not in a rude way, yes, with her asking every time "Are you sure you want to go to school outside?" "Do you want to live alone?" "This is people's country, not your own country, so far away"

I got to the point where I'm tired of answering that all I said to my mom. Mama makes me study abroad? What are you afraid of, God willing, I can take care of myself. I'm still God willing, I can skip it, do what I'm thinking. I took the road to school outside for mom and dad also I want to be proud of mom. I just took this path what I thought, Mom and Dad, but Mom and Dad don't agree, right.

I'm crying again.


one of them is a struggle to convince parents, before we convince our parents we have to believe in ourselves.


I swear, this is the contents of my head, it's really full and very busy. but I'm confused about which one to write first.

salah satunya itutu perjuangan banget buat yakinin orang tua, sebelum kita yakinin orang tua kita harus udah yakin sama diri kita sendiri. 


sumpah ya ini tu isi kepala gua sebenernya lagi penuh banget lagi ruet banget. tapi gua bingung harus menuliskan yang mana terlebih dahulu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

the little letter for u R

I love you even though you don't say that you don't love me I know that you love me very much. You're just too proud to say that. You know? You were my monkey love in junior high school and I thought it was just monkey love, it turns out that the feeling really exists even though it has been buried for a long time in my little heart. Thank you for making me cry without having you. Gapapa kan yaa kalo aku masih menyimpan foto dan video yang kamu kirim ke aku waktu itu? 

semoga aku sehat! aamiin

  hari ini gua sakit, sebenernya dari kemarin sore sih kepala gua berat, badan gua panas cuma gua rasain aja tuh palingan kecapean karena gua abis pulang camping.  sorenya gua tidur sampe magrib, magrib gua bangun ternyata kepala gua sakit banget! berat banget, badan gua pada sakit semua demam pula lagi astagfirullah.  gua lanjut tidur lagi abis sampe pagi, pas pagi-pagi bangun kok badan gua gak lebih baik ya. kenapa ni gua udah nethik aja, takut covid. but, gak ada batuk pilek sama sekali.  terus gya ngajak mama gua lah berobat ke klinik ditanya dong keluhannya ya gua ngomong kepala sakit, demam, badan sakit semua itu aja kan.  pas pulang ternyata di angkot gua ngerasa dada gua sesek, tenggorokan gua gatel, nyampe rumah gua batuk-batuk deh tuh. gua panik cuma berusaha chill biar mama gak panik juga.  gua akhirnya istirahat sampe sore, ternyata waktu abis magrib gua di kerokin sama mama gua, abis itu langsung pilek sumpah dalem hati gua udah resah banget an...

masih tentang kamu

 semakin saya denail semakin saya mengingatmu semakin sulit untuk di lepas dan di lupakan memang seperti ini lebih baik tanpa ada kehadiran siapapun  namun saat kau benar-benar pergi membuat hati dan pikiran saya kacau karena kamu sudah main masuk saja tanpa ada kata permisi yang membuat saya agak sedikit kaget akupun bingung entah kenapa mudah percaya kepadamu aku dengan mudah percayanya menceritakan semua kisah hidupku dengan bodohnya aku percaya dengamu yang takkan pergi  aku tau ini hanya sesaat, entah kenapa aku percaya  terimakasih karena sudah membuatku bingung.